Cara Mencegah Kehamilan

Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan Secara umum, pencegahan kehamilan biasanya dilakukan sebelum berhubungan. Banyak alat yang bisa digunakan serta beragam cara pula dapat dipraktekan jika kita ingin mencegah kehamilan pada kondisi ini. Namun, jika kondisinya terjadi setelah berhubungan, mencegah kehamilan sebetulnya sangat sulit dan tidak dimungkinkan, apalagi jika waktu yang terlewat sudah lebih dari 72 jam. Ya, lebih dari 72 jam (3 hari), sel jantan pasti sudah berhasil masuk dalam sel betina dan pembuahan tak lagi dapat dihindarkan.

Kendati sangat sulit dan tidak dimungkinkan, bukan berarti pula bahwa kita tidak bisa mencegah terjadinya pembuahan. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kehamilan setelah berhubungan seperti yang kami rangkum dari beberapa sumber pilihan.

1. Mencegah Kehamilan dengan Sprite Beberapa orang percaya jika meminum Sprite dan minuman bersoda lainnya merupakan salah satu cara mencegah kehamilan setelah berhubungan yang cukup efektif. Namun tahukah Anda, jika meminum minuman bersoda sebetulnya tidak memiliki sama sekali korelasi terhadap terjadi atau gagalnya proses pembuahan. Meminum minuman bersoda justru bisa membahayakan kesehatan janin apalagi saat usia janin masih sangat muda.

3 Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan Paling Efektif 3 Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan Paling Efektif dr. Retno Add Comment Obat, Pra-Kehamilan Jumat, 07 Agustus 2015 Kadang, pasangan suami istri yang menjalankan program keluarga bencana lupa untuk memasang alat kontr@sepsinya sebelum berhubungan. Mereka terlanjur melakukan “pengeluaran di dalam”, meski sejatinya masih belum menginginkan terjadinya kehamilan. Jika sudah begini, adakah cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya pembuahan?

Berikut ini Menggugurkan Kandungan pemaparan singkat kami mengenai beberapa cara mencegah kehamilan setelah berhubungan yang mungkin dapat dilakukan..
Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan Secara umum, pencegahan kehamilan biasanya dilakukan sebelum berhubungan. Banyak alat yang bisa digunakan serta beragam cara pula dapat dipraktekan jika kita ingin mencegah kehamilan pada kondisi ini. Namun, jika kondisinya terjadi setelah berhubungan, mencegah kehamilan sebetulnya sangat sulit dan tidak dimungkinkan, apalagi jika waktu yang terlewat sudah lebih dari 72 jam. Ya, lebih dari 72 jam (3 hari), sel jantan pasti sudah berhasil masuk dalam sel betina dan pembuahan tak lagi dapat dihindarkan. Kendati sangat sulit dan tidak dimungkinkan, bukan berarti pula bahwa kita tidak bisa mencegah terjadinya pembuahan. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kehamilan setelah berhubungan seperti yang kami rangkum dari beberapa sumber pilihan.

1. Mencegah Kehamilan dengan Sprite Beberapa orang percaya jika meminum Sprite dan minuman bersoda lainnya merupakan salah satu cara mencegah kehamilan setelah berhubungan yang cukup efektif. Namun tahukah Anda, jika meminum minuman bersoda sebetulnya tidak memiliki sama sekali korelasi terhadap terjadi atau gagalnya proses pembuahan. Meminum minuman bersoda justru bisa membahayakan kesehatan janin apalagi saat usia janin masih sangat muda.

2. Mencegah Kehamilan dengan Kiranti Ada pula yang percaya jika salah satu cara efektif mencegah kehamilan setelah berhubungan adalah dengan minum kiranti. Kepercayaan ini sebetulnya juga sangat tidak beralasan. Kiranti tidak dapat mencegah kehamilan, melainkan ia hanya berguna sebagai obat pelancar haid yang sering tersendat pada perempuan. Minum kiranti diawal kehamilan justru bisa saja menimbulkan masalah pada janin dan kandungan.

3. Mencegah Kehamilan dengan Pil Kontr@Sepsi Darurat Cara terakhir ini merupakan cara mencegah kehamilan yang cenderung sangat riskan. Cara ini pun tidak dianjurkan selain dalam keadaan darurat, sehingga hanya bisa dilakukan pada korban-korban perk0saan. Cara mencegah kehamilan yang dimaksud ini adalah dengan konsumsi obat kontr@sepsi darurat berupa pil Postinor 2. Perlu diketahui bahwa pil kontrasepsi hormonal yang salah satunya bermerk Postinor 2 ini hanya efektif dalam waktu maksimal 72 jam setelah berhubungan. Lebih dari itu, maka ia tidak akan efektif lagi dalam fungsinya untuk mencegah kehamilan. Efek meminum pil ini tanpa pengawasan dan resep dokter akan sangat membahayakan. Setelah 30 menit mengkonsumsinya, peminum akan merasa sangat mual selama 1 jam. Namun, meski mual ia tak boleh memuntahkan sesuatu dari mulutnya jika tidak ingin proses ini berujung kegagalan. Selain itu, efek lain dari konsumsi pil ini juga sangat riskan dalam merusak rahim dan kesuburan.

Terkait. Cara Mencegah kehamilan – mencegah Kehamilan – Cara Menggugurkan kandungan – Menggugurkan Kandungan – Yang bisa Menggugurkan Kandungan – Tips Menggugurkan Kandungan – Untuk Menggugurkan Kandungan – Menggugurkan Kandungan Terbaik – Penggugur kandungan – Menggugurkan janin